Misteri Kaki Seribu Raksasa 2,6 Meter Terbongkar, Berkepala Kelabang

Jakarta, Ghost ECC Indonesia

Misteri

kaki seribu

terbesar yang pernah hidup di Bumi akhirnya terungkap setelah hampir 170 tahun.

Hewan purba

yang dikenal sebagai Arthropleura itu memiliki panjang sekitar 2,6 meter.

Sejak fosilnya pertama kali ditemukan pada 1854, ilmuwan dibuat pusing oleh wujud asli Arthropleura, makhluk artropoda terbesar yang pernah mendiami Bumi. Namun, tim paleontolog asal Prancis berhasil merekonstruksi bagian kepala dari fosil Arthropleura yang ditemukan di Montceau-les-Mines.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasilnya mengejutkan sekaligus mengerikan: makhluk ini adalah perpaduan anatomi antara kaki seribu dan lipan. Dengan tubuh sepanjang hingga 2,6 meter, Arthropleura merupakan kaki seribu terbesar yang pernah ditemukan.

Selama ini, Arthropleura sering kali digambarkan hanya sebagai kaki seribu versi raksasa. Namun, pemindaian CT-scan pada fosil terbaru menunjukkan struktur yang jauh lebih kompleks.

Sementara bagian tubuh dan segmen kakinya mutlak mencirikan kaki seribu (

Diplopoda

), bagian kepalanya justru memiliki karakteristik kuat dari kelabang (

Chilopoda

).

“Kami menemukan bahwa ia memiliki tubuh seperti kaki seribu, tapi kepala seperti kelabang,” kata Mickael Lheritier, paleontolog dari University Claude Bernard Lyon, melansir Science Alert.

Makhluk purba yang hidup 346 juta tahun lalu di hutan tropis ini memiliki antena khas dan bagian mulut terpisah yang biasa ditemukan pada kelabang modern, senjata utama yang biasanya digunakan oleh para predator beracun.

Analisis yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah tersebut juga mendapati bahwa Arthropleura memiliki mata majemuk yang bertangkai. Fitur fisik ini tidak dimiliki oleh kaki seribu maupun lipan zaman sekarang.

Para ahli berspekulasi bahwa mata bertangkai ini merupakan bentuk adaptasi untuk gaya hidup semi-akuatik. Artinya, ‘monster’ ini tidak hanya merayap di daratan rawa yang lembap, tetapi juga menghabiskan sebagian waktunya di dalam air.

Meski memiliki tampang mengerikan khas lipan yang siap berburu, para peneliti meyakini makhluk raksasa ini sebenarnya adalah scavenger alias pemakan bangkai dan tumbuhan membusuk.

(dmi)

Add

as a preferred

source on Google

[Gambas:Video Ghost ECC]

Baca lagi: Menkomdigi Cerita Pertemuan dengan “Bapak AI” Dunia, Apa yang Dibahas?

Baca lagi: Said Cermati Target Pertumbuhan Ekonomi 2027 dalam PEM PPKF 2027

Baca lagi: Gedung Pentagon Ditutup Diduga Tercemar Bahan Berbahaya

34 Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: