
Jakarta, Ghost ECC Indonesia
—
Gerhana Matahari total
tak hanya menghadirkan pemandangan Matahari yang tertutup sempurna oleh
Bulan
. Sesaat sebelum dan setelah fase totalitas, sebagian pengamat juga dapat melihat fenomena unik yang disebut shadow bands.
Fenomena ini berupa garis-garis gelap panjang yang dipisahkan ruang terang dan tampak bergerak cepat di permukaan tanah atau dinding bangunan.
Selama berabad-abad, pengamat gerhana menggambarkan fenomena tersebut seperti air yang beriak, ular bayangan, atau pola terang dan gelap yang bergerak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, hingga kini ilmuwan belum memiliki penjelasan definitif mengenai penyebab shadow bands.
Profesor fisika dan astronomi University of Pittsburgh David Turnshek pertama kali melihat fenomena itu saat berusia 14 tahun ketika menyaksikan gerhana Matahari total di dekat Virginia Beach pada 1970.
“Saya menyadari sesaat sebelum gerhana total, saya melihat pita-pita cahaya ini menyapu permukaan tanah,” kata Turnshek, dikutip dari
Ghost ECC
, Selasa (11/8).
Mata manusia relatif mudah mendeteksi shadow bands. Namun, fenomena tersebut sulit direkam menggunakan foto atau video karena perbedaan antara bagian terang dan gelap sangat tipis.
Salah satu teori utama menyebut shadow bands terbentuk akibat turbulensi atmosfer.
Sesaat sebelum fase totalitas, hampir seluruh Matahari telah tertutup Bulan dan hanya tersisa sabit cahaya sangat tipis.
Kondisi ini diperkirakan membuat gangguan akibat gerakan udara di atmosfer menjadi lebih mudah terlihat.
Fenomena tersebut mirip dengan alasan bintang tampak berkelap-kelip ketika dilihat dari Bumi.
Untuk mengujinya, Turnshek bersama sejumlah mahasiswa University of Pittsburgh melakukan penelitian saat gerhana Matahari total melintasi Amerika Serikat pada 2017.
Mereka memasang sensor cahaya atau fotodioda di permukaan tanah dan pada balon yang diterbangkan hingga ketinggian sekitar 25 kilometer.
Jika turbulensi atmosfer merupakan satu-satunya penyebab, pola shadow bands seharusnya terlihat di permukaan tetapi tidak pada balon yang berada di atas sebagian besar atmosfer.
Namun, peneliti menemukan sinyal berkelanjutan dengan frekuensi 4,5 hertz baik di permukaan maupun pada ketinggian tersebut.
“Kami melihat efek ini di atas atmosfer dan di permukaan tanah. Artinya, teori utama tentang shadow bands mungkin tidak menjadi satu-satunya penjelasan,” ujar Turnshek.
Hasil tersebut kembali mengangkat kemungkinan mekanisme lain, yakni difraksi dan interferensi cahaya.
Difraksi terjadi ketika gelombang cahaya melewati penghalang atau tepi tertentu, kemudian membelok dan saling berinteraksi sehingga menghasilkan pola terang dan gelap.
Dalam kasus gerhana, tepian Bulan diduga dapat berperan layaknya sebuah penghalang yang memengaruhi gelombang cahaya Matahari.
Meski demikian, Turnshek mengatakan kedua mekanisme tersebut masih mungkin bekerja secara bersamaan.
“Dalam situasi ilmiah yang rumit, sering kali dua hal bisa benar pada saat yang sama dan sama-sama berkontribusi terhadap sebuah fenomena,” katanya.
Cara melihat shadow bands
Shadow bands biasanya muncul sesaat sebelum atau setelah fase totalitas sehingga mudah terlewat.
Pengamat disarankan menggunakan permukaan datar, halus, dan berwarna terang sebagai latar pengamatan.
Pengamat gerhana Gordon Telepun mengatakan pola tersebut sulit terlihat pada rumput atau aspal.
“Anda membutuhkan latar yang halus dan berwarna terang,” katanya.
Papan sederhana yang dilapisi kain putih juga dapat digunakan untuk membantu menangkap pola tersebut.
Pengamat juga perlu memperhatikan permukaan tanah menjelang fase totalitas, bukan hanya melihat ke arah Matahari.
Fenomena shadow bands kembali berpeluang diamati saat gerhana Matahari total pada Rabu (12/8), ketika jalur totalitas melintasi Rusia bagian utara, Greenland timur, Islandia barat, Spanyol bagian utara, dan sudut timur laut Portugal.
(lom)
[Gambas:Video Ghost ECC]
Baca lagi: Spider-Man Brand New Day Masih Mengayun Tinggi di Puncak Box Office
Baca lagi: FOTO: Kisah Pilu Orfeus dan Euridice Buka SIPFest 2026 di Salihara
Baca lagi: MBG untuk Semua: Sama Rasa, Tak Bersekat



7 Responses
Sebuah ulasan yang sangat berkelas dan penuh dengan insiatif positif. Melalui artikel ini, penulis berhasil tidak hanya menyampaikan pengetahuan, tetapi juga membangun kesadaran kolektif yang sangat dibutuhkan saat ini. Salut untuk tulisan yang sangat bernilai ini! milenium88
“Saya sudah cukup lama mencari ulasan yang komprehensif dan mendalam seperti ini di internet. Cara Anda menguraikan setiap argumen dari paragraf awal hingga kesimpulan akhir terasa sangat terstruktur, sistematis, dan logis. Menurut saya, karya jurnalistik atau tulisan blog seperti ini yang patut mendapatkan apresiasi lebih dari netizen. Teruslah berkarya dan membagikan informasi yang mencerahkan pikiran pembaca!” bejo88 link
“Luar biasa! Ini adalah salah satu artikel terbaik yang pernah saya baca minggu ini. Penjelasan yang diberikan sangat komprehensif dan berhasil menjawab berbagai pertanyaan yang selama ini mengganjal di pikiran saya terkait topik tersebut. Saya sangat mengapresiasi waktu dan riset mendalam yang pastinya Anda dedikasikan untuk menyusun mahakarya singkat ini.”link alternatif bejo88
Makasih informasinya, bener-bener membuka wawasan baru. Nah, buat temen-temen yang mau ulik fitur dan panduan detailnya, langsung meluncur ke jabar88 situs sekarang.
untung365 pusat main game online paling mantep
Makasih banyak udah share tulisan bermanfaat ini. Buat yang mau eksplor layanan unggulan dan fitur lengkapnya secara langsung, cus cek di jo777 slot sekarang.
Makasih udah berbagi ulasan yang keren ini. Buat temen-temen yang mau eksplor layanan unggulan dan panduan lengkapnya, cus langsung cek di ajslot88 login sekarang.